- Minggu, Mei 21, 2017
- 0 Comments
- Selasa, Mei 02, 2017
- 1 Comments
- Rabu, Maret 08, 2017
- 0 Comments
- Selasa, Maret 07, 2017
- 0 Comments
- Minggu, Maret 05, 2017
- 0 Comments
“Besok ada kuis tapi malem ini ada rapat, ikut rapat ga ya?”
“Rencananya mau ngambil kepanitiaan X nanti. Eh tapi akademik gimana?”
“Tingkat satu itu fokus akademik atau organisasi ya?” Bagusnya yang mana ?! Hmm
Akademik dan kemahasiswaan. Bagi seorang mahasiswa, saya pikir masalah ini sudah sering dihadapi dalam menjalani kehidupan kampus. Antara tanggung jawab untuk menyelesaikan studi perkuliahan dan keharusan aktualisasi diri atau sekadar memegang peranan di kegiatan kemahasiswaan sering menjadi dua hal yang seakan-akan berlawanan. Sering kali akhirnya mahasiswa dibuat memilih pilihan yang sulit antara fokus ke akademik atau kemahasiswaan. Memangnya apa sih hubungan antara akademik dan kemahasiswaan sampai bisa segitu repotnya? Benarkah memang berlawanan dan tidak bisa sinergi? Sebenarnya apa akar masalahnya?
Sebelumnya, akademik yang saya maksud adalah kegiatan seperti belajar, ujian, kelas, dan sejenisnya. Sementara kemahasiswaan yang saya maksud adalah kegiatan seperti pengkaderan,himpunan, kepanitiaan dan sejenisnya. Tidak usah dibikin ribet lah yaa, sudah kebayang pasti.
Dalam tulisan kali ini saya tidak mau banyak teori. Bisa saja saya mengambil referensi dari tujuan perguruan tinggi dan esensi akademik dan kemahasiswaan itu sendiri, tetapi saya pikir tidak ada salahnya sekali-kali membuat tulisan yang ringan — tentunya dengan tidak mengerdilkan maksud dari tulisan tersebut. Sebenarnya, pilihan antara akademik dan kemahasiswaan itu tergantung orangnya. Jika kebutuhan orang tersebut untuk berkembang dirasa sudah cukup dengan kegiatan akademik saja, tidak masalah. Buat apa kemahasiswaan? Toh dari akademik saja sudah cukup. Tidak bisa saya pungkiri, pandangan ini banyak juga tertanam di pikiran mahasiswa. Biasanya, tipe yang satu ini sulit diajak untuk berkemahasiswaan. Apakah itu Masalah? Mungkin menurut kita itu masalah, tetapi menurutnya bukan masalah. Menceramahi pentingnya berkemahasiswaan baginya mungkin sama gilanya dengan menceramahi orang gila untuk pakai baju. Bagi orang gila, hanya makan yang merupakan kebutuhan Primernya. Memakai baju bukan merupakan kebutuhan. Dengan hormat dan penuh rasa cinta, perumpamaan ini tidak berarti saya berpendapat bahwa orang yang merasa cukup dengan akademik saja itu gila. Saya tidak bermaksud demikian yah kawan-kawan. Tapi,Tidak apa-apa juga sih kalau ada yang berpendapat seperti demikian, toh hidup ini adalah pilihan hehehe.
Yang lebih menarik adalah bagi mahasiswa yang melakukan keduanya, akademik dan kemahasiswaan. Akademik dan kemahasiswaan, mana yang lebih penting? Mana yang harus diprioritaskan, "belajar untuk kuis besok hari atau mengikuti rapat kepanitiaan malam ini? "
Satu hal yang saya agak bingung dari permasalahan-permasalahan . mainstream yang muncul saya menangkap seakan-akan kegiatan akademik dan kemahasiswaan itu tidak bisa sinergis. Pertanyaan-pertanyaan membuat seakan akademik dan kemahasiswaan tidak bisa ditekuni keduanya, harus ada yang dikorbankan. Seharusnya tidak demikian. Karena akademik dan kemahasiswaan sama-sama merupakan tanggung jawab dan kebutuhan, tentunya keduanya harus dilaksanakan dengan maksimal. Kecuali jadwalnya memang bentrok (pada waktu yang sama.
Menurut saya, akademik dan kemahasiswaan itu seharusnya bisa berjalan sinergis. Keduanya saling melengkapi, sama-sama menutup sisi yang tidak diberikan oleh sisi satunya. Seperti shalat dan puasa, kewajiban akan satu hal tidak berarti menggugurkan kewajiban yang lainnya. Puasa harus jalan, shalat juga harus tetap jalan. Jika ada mahasiswa yang memilih satu hal dan menggugurkan lainnya, sebenarnya itu disebabkan manajemen waktunya kurang baik. Jika saja dia bisa membagi waktu kapan harus berakademik dan kapan harus berkemahasiswaan dengan porsi yang bijaksana, tentunya pilihan dengan pengorbanan tidak akan terjadi. Sebenarnya, akademik dan kemahasiswaan itu tidaklah berlawanan. Pelakunya saja yang membuat itu seakan-akan berlawanan. Jika keduanya adalah kebutuhan dan tanggung jawab, maka bagaimana bisa kita memilih yang satu dan mengorbankan yang lain, padahal keduanya sama-sama penting?
Jadi, kesimpulannya akademik dan kemahasiswaan sama-sama penting. Tinggal bagaimana kita mengambil porsi akademik dan kemahasiswaan dengan bijaksana, disesuaikan dengan kemampuan diri. Kata-kata “kemahasiswaan jangan sampai mengganggu akademik” perlu ditambahkan juga dengan “akademik jangan sampai mengganggu kemahasiswaan”. Ketika keduanya dijalankan dengan maksimal, hasil yang kita peroleh tentunya akan lebih baik jika dibandingkan dengan menjalankan satu hal saja atau menjalankan keduanya tetapi tidak dengan maksimal. Akademik atau kemahasiswaan? Why not both?
- Kamis, November 10, 2016
- 0 Comments
Biografi Charles Babbage
Kehidupan Charles Babbage
Di usia 20 tahunan Babbage bekerja sebagai seorang ahli matematika terutama dibidang fungsi kalkulus. Tahun 1816, dia terpilih sebagai anggota “Royal Society” (organisasi sains dan akademis independen Inggris Raya, masih aktif hingga kini) dan memainkan peran penting di yayasan “Astronomical Society” (organisasi Astronomi dan geofisika Inggris raya, masih aktif hingga kini) pada tahun 1820. Pada masa ini Babbage mulai tertarik pada mesin hitung, yang berlanjut hingga akhir hayatnya.Pada masa itu, perhitungan dengan menggunakan tabel matematika sering mengalami kesalahan. Babbage ingin mengembangkan cara melakukan perhitungan secara mekanik, sehingga dapat mengurangi kesalahan perhitungan yang sering dilakukan oleh manusia. Saat itu, Babbage mendapat inspirasi dari perkembangan mesin hitung yang dikerjakan oleh Wilhelm Schickard, Blaise Pascal, dan Gottfried Leibniz. Gagasan awal tentang mesin Babbage ditulis dalam bentuk surat yang ditulisnya kepada Masyarakat Astronomi Kerajaan berjudul “Note on the application of machinery to the computation of astronomical and mathematical tables” (“catatan mengenai penerapan mesin bagi penghitungan tabel astronomis dan matematis”) tertanggal 14 Juni 1822.
Tahun 1821 Babbage menciptakan Difference Engine, sebuah mesin yang dapat menyusun Tabel Matematika. Saat melengkapi mesin tersebut di tahun 1832, Babbage mendapatkan ide tentang mesin yang lebih baik, yang akan mampu menyelesaikan tidak hanya satu jenis namun berbagai jenis operasi aritmatika. Mesin ini dinamakan Analytical Engine (1856), yang dimaksudkan sebagai mesin pemanipulasi simbol umum, serta mempunyai beberapa karakteristik dari komputer modern. Diantaranya adalah penggunaan punched card, sebuah unit memori untuk memasukkan angka, dan berbagai elemen dasar komputer lainnya.Karya Babbage kurang begitu terkenal sampai suatu saat dia bertemu dengan Ada Countess of Lovelace, anak dari Lord Byron. Babbage mula-mula bertemu ada di sebuah acara tanggal 6 Juni 1833. Sembilan tahun kemudian, Luigi Federico Manabrea (seorang insinyur dari Italia) menjelaskan cara kerja Analytical Engine. Karya ini kemudian diterjemahkan dan ditambahkan notes oleh Ada Lovelace di tahun 1843. Mulai dari saat itu orang mulai mengenal karya Charles Babbage.Tahun 1937, tulisan Babbage menjadi perhatian Howard H. Aiken, sarjana tamatan Harvard. Aiken yang juga sedang mencoba menyelesaikan rancangan mesin komputer, tergerak oleh gagasan Babbage. Bekerjasama dengan IBM, Aiken sanggup membuat Mark I, komputer pertama untuk segala keperluan. Dua tahun sesudah Mark I dioperasikan (1946), kelompok insinyur dan penemu lain menyelesaikan ENIAC, mesin hitung elektronik pertama. Sejak itu, kemajuan teknologi komputer berkembang pesat.
Mesin hitung punya pengaruh begitu besar di dunia, malahan akan menjadi lebih penting lagi di masa depan, sumbangan pikiran Babbage terhadap perkembangan komputer tidaklah lebih besar ketimbang Aiken atau ketimbang John Mauchly dan J.O. Eckert (tokoh utama dalam perancangan ENIAC). Atas dasar itu paling sedikit ada tiga pendahulu Babbage (Blaise Pascal, Gottfried Leibniz dan Joseph Marie Jacquard) sudah membuat sumbangan setara dengan Babbage. Pascal, seorang matematikus, filosof dan ilmuwan Perancis menemukan mesin penjumlahan mekanis tahun 1642.
-------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Frederick Winslow Taylor (lahir 20 Maret 1856 – meninggal 21 Maret 1915 pada umur 59 tahun) adalah seorang
insinyur mekanik asal Amerika Serikat yang terkenal atas usahanya meningkatkan efesiensi industri. Ia dikenal sebagai "bapak manajemen ilmiah" dan merupakanemimpin intelektual dari Gerakan Efesiensi. - Kembangkanlah suatu ilmu bagi tiap-tiap unsur pekerjaan seseorang, yang akan menggantikan metode lama yang bersifat untung-untungan.
- Secara ilmiah, pilihlah dan kemudian latihlah, ajarilah, atau kembangkanlah pekerja tersebut.
- Bekerja samalah secara sungguh-sungguh dengan para pekerja untu menjamin bahwa semua pekerjaan dilaksanakan sesuai dengan prinsip-prinsip ilmu yang telah dikembangkan tadi.
- Bagilah pekerjaan dan tanggung jawab secara hampir merata antara manajemen dan para pekerja. Manajemen mengambil alih semua pekerjaan yang lebih sesuai baginya daripada bagi para pekerja.
Sistem upah borongan biasa melibatkan antagonisme permanen antara pengusaha dan pekerjanya. Pengaruh demoralisasi dari sistem ini cukup serius. Bahkan yang terburuk pekerja dipaksa terus bertindak diluar batas kewajaran . dalam sistem ini dijelaskan bahwa upah akan berubah, tergantung kualitas dan kuantitas kerja yang maksimum.
Dasar tingkat fixing yang berbeda dari metode lain, membuat harga borongan dalam suatu penelitian dibuat berdasarkan lamanya waktu yang dibutuhkan untuk melakukan setiap operasi dasar yang dapat dianalisis atau dibagi. Operasi dasar tersebut kemudian diklasifikasikan, dicatat, dan diindeks. Dan upah borongan untuk masing-masing pekerjaan itu harus dibagi terlebih dahulu sesuai operasi dasarnya. Metode ini memang cukup rumit pada awalnya, namun pada kenyataannya jauh lebih sederhana dan lebih efektif dibanding metode lama yaitu pencatatan waktu yang dibutuhkan utnuk melakukan setiap pekerjaan.
Sistem diferensial borongan cukup singkat, dan menawarkan dua tingkat yang berbeda untuk pekerjaan yang sama, upah tinggi perborongan jika pekerjaan cepat selesai, dalam waktu dan kondisi yang sempurna. Upah rendah jika dibutuhkan waktu yang lama untuk menyelesaikan pekerjaan, juga jika ada ketidaksempurnaan dalam bekerja. Ini berbanding terbalik dari rencana biasa borongan dimana upah pekerja akan berkurang jika mereka meningkatkan produktivitas mereka.
Sistem pengelolaan pekerja seharusnya terdiri dari membayar pekerja bukan membayar posisi. Upah masing-masing orang seharusnya tetap, sesuai dengan keterampilan dan energi yang dilakukannya dalam bekerja. Dan bukan berdasarkan posisi yang ia isi.
Setiap usaha dibuat untuk merangsang ambisi pribadi masing-masing orang. Hal ini memerlukan catatan sistematis dan kinerja yang cermat untuk masing-masing orang,untuk ketepatan waktunya, kehadiran, integritas, kecepatan, keterampilan, dan akurasi juga penyesuaian dari waktu ke waktu dan dari upah membayarnya, sesuai dengan catatan ini. Keuntungan dari sistem manajemen ini adalah :
- Bahwa jika biaya produksi lebih rendah dan murah, maka pekerja dibayar lebih tinggi dari biasanya.
- Karena tingkat fixing dilakukan dari pengetahuan yang akurat tidak lebih ataupun kurang maka tidak akan ada lagi motif untuk memegang kendali pekerjaan dan tidak ada lagi usaha-usaha untuk menipu pengusaha mengenai waktu yang dibutuhkan untuk menyelesaikan pekerjaan. Sepenuhnya dihapus. Karena hal tersebut merupakan penyebab terbesar perang dan kekerasan antara manejemen dan pekerja.
- Dasar dari upah borongan di tetapkan berdasarkan pengamatan yang tepat bukan didasarkan atas kecelakaan atau penipuan, seperti yang sering terjadi dalam sistem biasa. Pekerja diperlakukan dengan keseragaman dan keadilan yang lebih besar dan hasilnya produksi akan lebih meningkat dan pekerja dapat bekerja lebih baik lagi.
- Manajemen ini adalah untuk kepentingan umum dan semua orang bekerja sama dalam segala hal. Sehingga dapat berubah jumlah maksimum dan kualitas terbaik dari masing-masing pekerjaan setiap harinya.
- Sistem ini cepat, tidak seperti sistem lain yang relatif lambat dalam mencapai produktivitas maksimum antara mesin dan manusia dan ketika tingkat maksimum tercapai maka otomatis akan dipertahankan oleh tingkat diferensial.
- Secara otomatis memilih dan menarik orang-orang terbaik untuk setiap kelas kerja.
Hal ini juga memerlukan ketelitian bagi manajer sebuah perusahaan manufaktur dalam membeli dan menjual barang, juga mengatur setiap cabang dengan cara sistematis dan sesuai dengan prinsip-prinsip yang ada. Kehati-hatian juga diperlukan untuk memastikan bisnis berjalan sesuai rencana terhadap hampir semua kontingen.
Sementara proses manufaktur diserahkan kepada pengawas atau mandor, dengan sedikit atau tanpa pembatasan mengenai prinsip dan metode yang ia kejar, baik dalam manajemen anak buahnya atau perawatan pabrik perusahaan.
Mereka
memberi kepercayaan pada pekerja bukan berdasar pada metode, namun berdasarkan
pengelolaan pabrik-pabrik mereka.
Melalui wawasan yang tajam dan pengetahuan karakter, mereka mampu
memilih dan memberi pengawasan yang baik. Yang dapat memberi pengamanan yang
baik kepada pekerja. Juga dapat memakmurkan bisnis yang mereka tekuni.Para produsen modern, tidak memberi pengamanan terbaik kepada pekerja. Tetapi hanya memberi pengawasan setiap departemen manufaktur yang menyangkut sistem kerja dan metode, jangka waktu proses kerja, dan kerugian-kerugian yang timbul. Ini adalah kekurangan dari sistem ini. Dan merupakan risiko terbesar untuk perusahaan manufaktur. Karena kurangnya pengawasan terhadap pekerja, maka timbul kasus yang menyangkut kesehatan beberapa pekerja
Taylor mendasarkan system manajemennya pada penelitian waktu kerja. Taylor memberikan upah kepada pekerja yang memiliki produktifitas lebih tinggi (differential rate system) sehingga pekerja tidak takut bekerja lebih cepat karena akan digaji lebih kecil. Memberhentikan atau memindahkan pekerja yang produktifitasnya dibawah standar. memberikan waktu istirahat dan hari kerja diperpendek. Meningkatkan ketelitian pekerjaan dua pertiga kalinya dengan mempekerjakan 35 pengawas menggantikan 120 pekerja. Filsafat Di belakang Teknik Taylor :
- Perkembangan manajemen ilmiah yang sebenarnya, sehingga misalnya motoda yang terbaik untuk melakukan setiap pekerjaan dapat ditentukan
- Pemilihan yang ilmiah terhadap pekerja, sehingga setiap pekerja dapat diberi tanggung jawab atas tugas yang paling cocok baginya.
- Pendidikan dan pengembangan ilmiah untuk para pekerja.
- Kerjasama yang erat antara manajemen dan pekerja
- seorang insinyur yang komprehensif, ilmuwan dan manajer, yang baik seorang praktisi dan sebuah teori,
- pelopor visioner organisasi industri,
- pemimpin pengusaha dan humanis, menempatkan manusia di jantung perusahaan,
- promotor dikonfirmasi dari pendekatan multidisiplin, terutama di bidang pendidikan teknik,
- advokat dari perspektif kinerja secara global, termasuk tidak hanya aspek teknis dan ekonomi, tetapi juga dampak organisasi dan sosial, dan dengan demikian, pendiri dari waktu ke depan untuk konsep “corporate social responsibility”,
- penemu alat manajemen perusahaan, dan pelopor dalam perbaikan terus-menerus, keunggulan operasional dan manajemen yang ramping.
- Persiapan tahunan dan perencanaan 10 tahuan, dan bertindak sesuai dengan hal tersebut,
- Menyiapkan struktur organisasi untuk menunjukkan dan mendorong keteraturan,
- Merekrut dan melatih secara hati-hati untuk memastikan setiap pegawai telah berada di tempat yang tepat,
- Taat pada prinsip rantai komando,
- Mengatur pertemuan rutin dengan pimpinan departemen dan divisi untuk memastikan koordinasi.
- Pengelompokan kegiatan usaha menjadi enam cabang.
- Teknis (Produksi),
- Komersial (pembelian, penjualan dan pertukaran),
- Keuangan (mencari penggunaan optimal modal),
- Keamanan (Perlindungan properti dan orang-orang ),
- Akuntansi (termasuk statistik), dan
- Manajerial (perencanaan, pengorganisasian, perintah, koordinasi dan kontrol).
A. Lima fungsi manajemen
- Ia menetapkan kelima fungsi manajemen, yaitu:
- Untuk mengatur (membangun struktur, material dan manusia, dari usaha tersebut).
- Perintah (mempertahankan aktivitas di antara personel)
- untuk mengkoordinasikan (mengikat bersama-sama, menyatukan dan menyelaraskan kegiatan dan usaha)
- untuk mengontrol (melihat segala sesuatu yang terjadi sesuai dengan kebijakan dan praktek).
- Teknik: perancangan, produksi, manufaktur, adaptasi.
- Komersial: pembelian, penjualan, pertukaran.
- Finansial: mencari penggunaan modal yang optimal.
- Keamanan: melindungi aset dan SDM.
- Akuntansi: persediaan, rugi laba, biaya, statistic.
- Manajerial; perencanaan, pengorganisasian, memimpin, koordinasi, dan kontrol (pengendalian)
- Memastikan rencana benar-benar disiapkan dan telah diterapkan
- Melihat SDM dan struktur material sesuai dengan tujuan, sumber daya, dan kebijakan operasi umum.
- Membentuk otoritas petunjuk dan lini komunikasi dalam organisasi
- Melakukan harmonisasi aktivitas dan melakukan koordinasi dari usaha-usaha
- Memformulasikan secara jelas dan keputusan yang tepat
- Mengatur seleksi personal yang efisien
- Menetapkan tugas secara jelas
- Mendorong inisiatif dan tanggung jawab
- Menawarkan kompensasi yang adil untuk pelayanan yang baik
- Memberikan sanksi dalam kasus penyimpangan dan kesalahan
- Memelihara disiplin
- Memastikan kepentingan individual di bawah kepentingan perusahaan
- Memberikan perhatian yang lebih pada otoritas pemberian komando
- Mengelola keteraturan material dan SDM
- Memastikan semuanya berjalan normal
- Meminimalisasi kebijakan yang berlebihan dan penyalahgunaan
- Komando. Manajer yang bertanggung jawab harus:
- Meningkatkan ketelitian dari personel kerja
- Menghapuskan yang tidak perlu (hal ini tidak seperti yang didengar, Fayol menegaskan bahwa setiap kebijakan yang berkaitan dengan pekerja harus sebagai hasil dari pemikiran yang cermat. Pekerja harus menyelesaikan pekerjaan sesuai dengan yang didapat dari pelatihan. Dan mereka harus diberikan kesempatan kenaikan jabatan yang adil. Mereka harus diberikan kesempatan untuk pelatihan tambahan, mendapat petunjuk jika mungkin untuk menjabat pekerjaan yang lain. Fayol juga menunjukkan prosedur yang terkait dengan penulisan peringatan dan proteksi melawan ketidakadilan, antara lain:
- Menimbang dengan cermat kesepakatan antara bisnis dan pekerjanya.
- Memberikan contoh yang tepat.
- Mengadakan audit organisasi secara periodic.
- Bersama-sama dengan para asisten senior untuk memastikan kesatuan pengelolaan dan fokus pada usaha.
- Tidak menghabiskan waktu pada masalah-masalah yang kecil/detail.
- Menciptakan energi, inisiatif, loyalitas, dan perlakuan sama di antara para pekerja
- Semua hal berjalan sesuai dengan rencana, prinsip yang dibangun, dan dengan instruksi yang dirancang.
- Tindakan korektif secara tepat.
- Kelemahan, kesalahan, dan penyimpangan dari rencana tidak terjadi.
- Rencana selalu sesuai dengan keadaan (tidak seperti batu tetapi menyesuaikan dengan perkembangan perubahan).
Ada empat hal yang dibahas pada buku yaitu: pertama, kebutuhan dan kemungkinan tentang pengajaran manajemen, kedua, prinsip dan elemen manajemen, planing, organizing, controling, commando, coordination, ketiga, observasi dan pengalaman pribadinya, keempat, pelajaran tentang perang. Sedangkan buku tentang prinsip umum manajemen berisi 14 prinsip sebagai aturan yang fundamen, pilihan yang strategis, menekankan pada proses adaptasi, pentingnya elemen manusia, dan kaya dengan ide-ide modern. Empat belas prinsip sebagai aturan yang fundamen disebutkan oleh Fayol sebagai berikut:
- Divisi kerja: spesialisasi yang memperkenankan indivu untuk membangun keahlian dan dengannya lebih produktif
- Otoritas: hak dalam pemberian perintah, disertai dengan tanggung jawab yang tepat
- Disiplin: Dua sisi pekerja yang mematuhi aturan hanya jika para manajer memainkan perannya dengan kepempinan yang baik.
- Kesatuan perintah: Satu orang, satu boss—dengan tidak terjadi konflik dalam perintah
- Kesatuan arah: staf yang terlibat dalam aktivitas yang sama harus memiliki tujuan yang sama pula
- Subordinasi kepentingan individual pada kepentingan umum: kepentingan organisasi mesti menjadi prioritas pertama, melebihi kepentingan kelompok, sebagaimana kepentingan dari tim yang disepakati melebihi kepentingan individual.
- Pemberian gaji: mesti adil dan pantas, menimbulkan produktivitas dengan memberikan imbalan yang baik berdasarkan usaha; hal itu bukan objek untuk disalahgunakan.
- Sentralisasi: tidak ada formula untuk mendukung sentralisasi atau desentralisasi; mayoritas tergantung pada kondisi optimal dalam bisnis.
- Rantai skala: Fayol menjelaskan bahwa meskipun hirarki adalah esensial, hal itu tidak selalu membuat komunikasi lancar; komunikasi lateral dengan demikian juga menjadi hal yang fundamental.
- Keteraturan: Menghindari duplikasi dan langkah sia-sia sehingga menjadi organisasi yang baik
- Kesamaan: Kombinasi kebaikan dan keadilan yang terkait dengan pekerja
- Stabilitas kedudukan: kesuksesan yang lebih dari bisnis; stabilitas yang lebih juga dalam manajemen.
- Inisiatif: mendorong SDM untuk menggunakan inisiatif mereka sebagai sumber daya yang kuat bagi organisasi
- Rasa persatuan: manajemen harus membantu perkembangan moral dari para pekerja dan mendorong setiap orang untuk menggunakan kemampuan mereka.
- Adanya perubahan dan organisasi,
- Digunakan sebagai pengambilan keputusan,
- Keterampilan dapat digunakan untuk meingkatkna efektivitas dasar manajer,
- Memahami bahwa manajemen dapat dilihat sebagai berbagai kegiatan yang dapat terdaftar dan dikelompokkan.
- Bagian Teknisi yang berfungsi membuat produk,
- Bagian Keuangan yang berfungsi mencari dan menggunakan modal,
- Bagian Keamanan yang berfungsi menjaga kekayaan dan personalia,
- Bagian Akuntansi yang berfungsi mencatat, memeriksa biaya, keuntungan dan neraca,
- Bagian Manajerial dengan fungsi merencanakan mengorganisasikan memerintah mengkoordinasikan dan mengawasi, dan
- Bagian Perdagangan yang berfungsi membeli bahan-bahan dan menjual produk.
Di Brisbane Elton Mayo adalah tokoh masyarakat, mengajar untuk Asosiasi Pendidikan Pekerja dan melayani di komite perang universitas. Dipengaruhi oleh Freud, Jung dan Pierre Janet, ia mempelajari sifat gangguan saraf dan dengan dokter Brisbane, Dr TH Mathewson, merintis perawatan psikoanalitik shell-shock. Buku pertamanya, Demokrasi dan Kebebasan (Melbourne, 1919), menyatakan dasar pemikiran sosialnya kemudian dikembangkan di berbagai artikel dan karya utamanya, The Masalah Manusia dari Peradaban Industri (New York, 1933), dan The Masalah Sosial dari Industri Peradaban (London, 1945). Mengamati tingkat mengganggu perselisihan industrial dan konflik politik di Australia, Mayo dirumuskan suatu analogi antara neurosis perang dan penyebab psikologis kerusuhan industri. Menggambar pada antropologi sosial, ia berpendapat bahwa moral pekerja, atau kesehatan mental, bergantung pada persepsi tentang fungsi sosial karyanya. Dia melihat solusi untuk kerusuhan industri dalam penelitian sosiologis dan manajemen industri bukan di politik radikal.
Mayo meninggalkan Australia untuk Amerika Serikat pada tahun 1922. Sebuah Rockefeller hibah memungkinkan dia, sebagai asosiasi penelitian di University of Pennsylvania Wharton School, untuk menyelidiki perputaran tenaga kerja yang tinggi di pabrik tekstil. Karya ini menarik perhatian dari Harvard School of Business Administration di mana ia diangkat profesor di 1926 dan profesor riset industri pada tahun 1929. Di sana ia bergabung dan dirancang penyelidikan faktor personal dan sosial menentukan hasil kerja di Western Electric Co. Pabrik Chicago; eksperimen Hawthorne terkenal adalah studi pathbreaking dalam penelitian sosial modern. Mayo adalah salah satu yang kontroversial, para ilmuwan sosial yang paling berpengaruh, jika pada zamannya.
Pada tahun 1947 ia pensiun dari Harvard ke Inggris di mana ia meninggal di Guildford, Surrey, pada 1 September 1949; seorang pria pendek, yang merokok berlebihan, ia menderita hipertensi kronis. Istri dan dua anak perempuan selamat padanya. Elton Mayo School of Management di Adelaide dikembangkan sebagai penghormatan kepadanya.
Dr Helen Mayo adalah adiknya. Saudaranya Sir Herbert (1885-1972) menjadi hakim Mahkamah Agung Australia Selatan dan ketua Dewan Hukum Australia. Saudaranya yang lain, John Christian (1891-1955), adalah seorang radioterapis Adelaide terkemuka dan ahli bedah dan adik lain Mary Penelope Mayo, MA, (1889-1969) adalah seorang sejarawan dari awal Adelaide.
1. Pendekatan motivasi yang menghasilkan komitmen pekerja sangat dibutuhkan.
2. Manajemen tidak dapat dianggap sebagai proses yang kaku.
3. Manajemen harus sistematis.
4. Pendekatan yang digunakan dalam manajemen harus hati-hati.
5. Organisasi sebagai suatu keseluruhan.
6. Kepemimpinan diterapkan sesuai dengan situasi bawahannya.
7. Unsur manusia merupakan kunci utama yang menentukan sukses atau gagalnya organisasi mencapai tujuannya.
8. Manajer masa kini harus dididik dan dilatih untuk memahami dan menerapkan konsep konsep manajemen.
9. Komitmen dapat ditingkatkan melalui partisipasi dan keterlibatan pekerja.
10. Pengawasan harus dibangun dalam pengertian positif, bukan mencari kesalahan tetapi mencegah terjadinya kesalahan.
Teori ini merupakan hasil studi Hawthorne ( pembangkit listrik ) yang dilakukan oleh Elton Mayo, dkk :
- Produktivitas berkaitan dengan variabel sosial dan psikologi
- Pekerja akan bekerja lebih keras bila manajemen memperhatikan kesejahteraan mereka dan supervisornya memberikan perhatian pada mereka.
- Kelompok kerja informal mempunyai pengaruh positif pada produktivitas.
- Mayo mengajukan konsep sosial man yang dimotivasi oleh kebutuhan sosial daripada konsep rational man yang dimotivasi oleh kebutuhan ekonomis.
- Penyempurnaan pendekatan klasik yang menganggap bahwa produktivitas semata persoalan mekanis.
- Menunjukkan pentingnya manager style dan memberikan perhatian pada teaching people management skills daripada teaching technical skills.
- Mendorong perhatian pada group dynamic.
- Beberapa penelitian menunjukkan bahwa perbaikan kondisi kerja dan kepuasan karyawan hanya salah satu dari beberapa faktor yang berpengaruh pada produktivitas.
- Konsep sosial man tidak dapat menggambarkan tuntas individu di tempat kerja.
- Selasa, September 20, 2016
- 0 Comments











